Umumnya, bantal busa memori tidak menjadi lebih keras selama masa pakai normalnya. Namun, seiring berjalannya waktu dan karena faktor lingkungan, mereka mungkin menunjukkan beberapa perubahan karakteristik yang membuat mereka merasa berbeda.
≥ Beberapa aspek bagaimana bantal busa memori berubah seiring waktu:
1. Mengurangi respon terhadap suhu
Salah satu karakteristik utama busa memori adalah kepekaannya terhadap suhu. Di lingkungan yang lebih hangat, ia menjadi lebih lembut dan elastis, sedangkan di lingkungan yang lebih dingin, ia mengeras untuk sementara.
Seiring penggunaan bantal seiring berjalannya waktu, beberapa komponen yang digunakan untuk membentuk busa memori mungkin akan menua secara bertahap. Hal ini dapat menyebabkan respons yang lebih lambat terhadap suhu tubuh dan suhu ruangan.
Hasilnya: Anda mungkin mendapati bantal membutuhkan waktu lebih lama untuk melunak setelah Anda berbaring di atasnya, atau tingkat pelunakannya tidak terlalu terlihat seperti saat masih baru, sehingga menimbulkan ilusi bahwa bantal tersebut telah **"mengeras".**
2. Hilangnya dukungan dan ketahanan
Karakteristik utama lainnya dari bantal busa memori adalah ketahanannya, yaitu kemampuan untuk kembali ke bentuk aslinya setelah tekanan dihilangkan.
Setelah ribuan jam kompresi, puntiran, dan penetrasi keringat, struktur internal bantal (bayangkan dinding gelembung kecil yang tak terhitung jumlahnya) secara bertahap akan lelah dan terkompresi secara permanen.
Hasilnya: Bantal akan mulai terlihat lekukan permanen, atau terasa **"kempis",** dan tidak dapat menopang dengan kuat lagi. Keadaan "runtuh" ini terkadang membuat bantalan terasa seperti kehilangan bantalan empuk dan lembut dari bantal baru, sehingga menimbulkan kesalahpahaman bahwa keseluruhan struktur telah **"mengeras".**
3. Penyerapan kelembaban dan pembersihan yang tidak tepat
Memory foam dapat menyerap kelembapan, keringat, dan minyak dari lingkungan.
Jika bantal tidak dibersihkan dengan benar (misalnya langsung dimasukkan ke dalam mesin cuci) atau berada di lingkungan dengan kelembapan tinggi dalam waktu lama, kelembapan dan kotoran ini dapat memengaruhi struktur internal busa memori.
Akibatnya: Hal ini dapat membuat bagian inti bantal terasa lebih padat atau kurang menyerap keringat, sehingga memengaruhi kelembutan dan kenyamanan aslinya.









